Selamat Membaca, Semoga Bermanfa'at , Bismillah..

Selasa, 01 Juni 2010

Imagine.

Bismillah...


Dunia ini benar-benar membuatku tak mengerti. Berguling tanpa arah logika ku, menantang segalanya yang berada dalam hatiku. Bergejolak melawan dengan angan bahagiaku. Sampai kapan pelajaran ‘kedewesaan’ ini aku mengerti?

Yang ada hanya aku yang semakin bingung tak mengerti, kenapa harus ada ini dan itu, kenapa harus terjani hal ini dan itu, dan kenapa Tuhan membiarkan ada makhluk yang seperti ini dan itu. Kadang hidup ini terasa begitu menyenangkan, mengembirakan, indah tak terukir. Tapi cepat rasanya waktu merebut semuanya. Merubah semua menjadi kelam kelabu. Tak tertawa tapi tersenyum di balik senyuman getir. Kebohongan penuh tawa kelicikan kemenangan. Aneh.

Semua tak pernah ku mengerti, kenapa harus hadir dalam hidupku. Tangisan tak pernah pergi dari hidupku. Entah itu kebahagiaan atau kesedihan. Mereka sili berganti mengisi hidupku. Dengan beragam warna pelangi yang mereka bawa. Seperti membuat melodi dalam hari-hari ku.

Tertawa, berlari, semua kejadian menggelitik, itu yang kubuat bersama sahabat ku. Semua, aku tau, akan berakhir. Seperti hari ini, semua, pergi, hilang, dan berjalan melambaikan tangan. Seperti tak mendengar teriakan ku yang semakin parau dan menghilang di akhiri air mata. Suci. Murni. Tak bersalah.

Sahabatku itu lah Sang Suryaku. Ingin ku hentakan kaki ku d seluruh lentera dunia, agar Sang Surya yang menemani hariku akan tersenyum melihat ulahku. Aku akan pergi mengunjungi seluruh lentero dunia. Menunggu Sang Surya menghilang d peraduan, d samping bilik-bilik kehidupan tempat aku dulu bermain.

Menduduki bukit tempat terakhir Surya itu tersenyum kepadaku. Manis. Dan mempesona. Sungguh mengelokkan. Aku. Yang terus akan duduk di sini, menunggu Surya itu datang kembali, menyambutku, membangunkanku dengan terik kelembutannya, mengisyaratkan sebuah sapaan persahabatan yang tak terisyaratkan oleh perkataan apapun. Itu yang kuharapkan. Meski sampai hari ini, Surya itu kini pergi enggan bertemu dengan ku. Urung melihat dan menyapaku. Membalikkan badan dan tak akan menoleh lagi. Aku masih belum faham dengan semua yang terjadi. Begitu alami dan menyakitkan.


Semoga Bermanfa'at :D